Rendang menjadi sangat popular sejak dinobatkan sebagai makanan paling enak di dunia. Rendang yang aslinya berasal dari Sumatera Barat yaitu tanah kelahiran saya, banyak sekali diminati oleh orang selain orang padang. Pamor masakan padang yang terkenal enak tidak hanya di Indonesia, tetapi sampai ke luar negeri. Tapi di Malaysia juga ada rendang lho. Tidak jarang juga warg asing yang keliru menyangka rendang itu adalah masakan Malaysia. Tapi apa mau dikata, karena pada dasarkan orang Malaysia merupakan imigran dari kerajaan pagayuruang yang merupakan orang Minang, jadi banyak masakan dan kebudayaan yang hampir mirip.Pengalaman saya tinggal di Malaysia selama enam bulan, tepatnya di Bangi dan Kajang, saya banyak berjumpa orang asli Sungai Limau dan Pariaman menjadi warga negara Malaysia. Bahkan di Bangi ada perkumpulan orang Minang yang sangat totok berbahasa Minang Pariaman.
Walaupun rendang banyak dibuat oleh orang selain orang Minang, resep asli Rendang Padang hanya orang Minang asli yang tahu. Saya agak sedikit kuatir mengeni pelestarian resep turun-temurun ini, karena generasi sekarang jarang yang mau turun memasak, ikut kegiatan memasak bersama yang merupakan adat orang minang jika ada hajatan besar, seperti acara perkawinan (baralek), maulid nabi, mandoa, akekah, dan lain-lain. Di acara-acara besar terbut para kaum ibu bekerja bersama-sama memasak masakan khas minang yang super lezat. Saya berkesempatan pulang ke kampung dan memperhaikan para amak-amak memasak. Dan saya pastikan ini sangat unik, tidak sama dengan cara bikin rendang orang di perantuan. Sehingga jangan heran kalau rasanya sangat nikmat dan tahan lama.
Mari kita lihat bagaimana cara traditional Minang asli membuat rendang (ini takaran untuk 1 kilogram daging ya, biasanya kita orang minang masak rendang sekali banyak seperti 5 kilogram daging sekali masak):
- Kelapa disiapkan sekitar 3 buah, diparut dan diremas dengan tangan menhasilkan santan yang pekat. Tentu saja kegiatan meremas ini sekarang sangat jarang, karena sudah ada mesin pemeras santan di pasar-pasar.
- Santan ini kemudian dimasak sampai mendidih dan keluar minyaknya.
- Masukkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan sebagai berikut:
- Cabe giling: seperempat kilogram
- Jahe: 2 x ruas jempol
- Laos/lengkuas: 5 x ruas jempol
- Bawang putih: 10 buah
- Bawang merah 15 buah
- Cengkeh 5 buah
- Buah pala 1 buah
- Pekak 1 buah
- Merica hitam 1 yang belum dihaluskan 1 sendok teh
- Masukkan daun-daunan: Sareh 91 batang), daun kunyit (1 lembar) dan daun jeruk (4 lembar)
- Setelah santannya berminyak, masukkan daging yang dipotong dadu atau persegi panjang atau sesuai selera (rumah makan biasanya dipotong ada tipis, tapi aslinya daging rendang itu potongannya segiempat)
- Ketika kuah sdah sangat berminyak dan mendidih, masukan kentang kecil-kecil yang sudah dibersikan. Biasanya cara membersihkan kentang kecil-kecil ini dengan ampas kelapa sisa memeras santan tadi atau dengan cara merendam kentang semalaman dankemudian dicuci bersih. Ini karena kentang tidak dikupas.
- Aduk terus sampai santannya kering dan kental seperti kuah rendang pada umumnya. Harap berhati-hati kena cipratan minyak (biasanya orang minang asli pakai sendok dengan tangkai yang panjang).
Tips: orang minang biasanya marandang dengan menggunakan kulai dari besi dan tungku kayu. Kuali besi ini juda ada yang berukuran kecil. Foto diatas adalah foto saat saya dikampung merandang untuk 5 kg daging.
Jika penasaran dengan rasa rendang asli buatan orang minang kampung saya, silahkan WA ke nomor 082113765176, saya akan bantu masyarakat setempat untuk bisa mengembangkan kuliner asli ini. Dijamin rasanya enak dan asli. Harga sekitar 250rb perkilogram daging ya. (harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung harga daging dan cabe).




